Pasiter Kodim 1715/RA Hadiri Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

 

Raja Ampat – Lettu Inf Benony Hoay (Pasiter Kodim 1715/RA) menghadiri Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 Days of Activism Against Gender Violence) kegiatan ini merupakan kampanye internasional untuk mendorong upaya-upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia yang diselenggarakan di Gedung Syalome Syeben Jl. Jenderal Aad Yani, Kel Warmasen, Distrik Waisai Kota Kabupaten Raja Ampat yang dibuka langsung oleh Imanuel Piter Urbinas (Wakil Bupati Raja Ampat) yang diikuti ± 200 orang. Senin (26/11/2018).

Hadir dalam kegiatan antara lain,Manuel Piter Urbinas (Wakil Bupati Kabupaten Raja Ampat), Ibu Helga Umlati (Ketua Tim penggerak PKK Kab. Raja Ampat), Christina Ayelo( Ketua Pokja Perempuan Papua Barat MRP), Popi Maipauw, SH(Aktivis Perempuan Papua Barat MRP), Ibu Yuliana Mansawan, SE (Wakil Ketua II DPRD Raja Ampat), Lowisa H Burdam, SE (Kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kab. Raja Ampat), Bpk Pujo sumedi (Kabag Humas pemda Raja Ampat), Lettu inf Benony Howay (Pasi Ter Kodim 1715/Raja Ampat), Martha Sanadi ( Kepala Dinas Sosial Kab. Raja Ampat

Ibu Elsie Wamahma, SH(Anggota DPRD Kab. Raja Ampat), Tim Penggerak PKK Kab. Raja Ampat, Ibu Persit Kartika Chandra Kirana (Kodim 1715/ Raja Ampat), Ibu Bhayangkari (Polres Raja Ampat), Gabungan organisasi wanita yang ada di kabupaten Raja Ampat, Pelajar SMP di Kab. Raja Ampat.

Wakil Bupati Menyampaikan Struktur dan budaya di tanah Papua memerlukan peran perempuan agar tidak ada kekerasan dalam rumah tangga yang akhir – akhir ini marak terjadi. Kekrasa fisik membuat perempuan tidak dapat bersaing dengan budaya lain yang telah maju. Melalui kegiatan ini diharapkan semua elemen dapat memberi kesan Kontribusi positif bagi perkembangan ibu dan anak, dengan kegiatan ini juga masyarkat dapat mengetahui tentang Undang -Undang perlindungan anak dan kekerasan terhadap ibu.

Seorang Istri merupakan benteng rumah tangga dan akan mengayomi semua kegiatan rumah tangga. Sebagai seorang isteri sebagai pengayom dalam keluarga dan bisa mendinginkan situasi dalam keluarga tidak hanya itu tetapi perempuan juga bisa menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab. Ungkapnya.

Mungkin Anda Menyukai