Pembinaan Netralitas TNI Dalam Pileg/Pilpres TA. 2019

Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan Negara, Kamis (27/02/2019).

Sikap TNI dan Keluarga Besar TNI (KBT) dalam menghadapi Pileg dan Pilpres tahun 2019 harus bersikap netral sebelum, selama dan setelah masa pemilihan. Netralitas TNI merupakan “harga mati” yang harus dipegang teguh oleh seluruh Prajurit. Pembinaan netralitas TNI dalam Pileg dan Pilpres bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas seputar netralitas TNI dalam Pileg dan Pilpres.  Hal tersebut telah menjadi kebijaksanaan pimpinan TNI dan merupakan komitmen TNI. Netralitas TNI adalah bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis sesuai amanah Reformasi Internal TNI dalam Undang-Undang Nomor : 34 tahun 2004. TNI harus netral tidak boleh memihak/mendukung salah satu partai manapun.

Implementasi netralitas TNI dalam Pileg/Pilpres adalah :

Pertama , Netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilihan Pileg dan Pilpres.

Kedua, Mengamankan penyelenggaraan Pileg dan Pilpres sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri.

Ketiga , Prajurit TNI tidak menggunakan hak pilih baik dalam Pileg dan Pilpres.

Keempat , Khusus bagi keluarga Prajurit TNI (istri/suami/anak Prajurit TNI), hak memilih merupakan hak individu selaku warga Negara, institusi/satuan dilarang beri arahan dalam menentukan pelaksanaan hak pilih tersebut.

Oleh karena itu setiap prajurit TNI baik selaku perorangan maupun atas nama institusi tidak boleh memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada peserta Pileg dan Pilpres baik Parpol atau perseorangan untuk kepentingan kegiatan apapun dalam Pileg dan Pilpres, tidak melakukan tindakan dan/atau pernyataan apapun yang bersifat mempengaruhi keputusan KPU atau KPUD dan/atau Panwaslu atau Panwasda.

Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan oleh Staf Teritorial Kodam XVIII/Kasuari, pada Kamis, 28 Feb 2019 pukul 08.00 WIT di aula Makodam XVIII/Kasuari. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari serta ibu Persit KCK Kompi Senapan C Dan D. Sebagai Narasumber Kapten Kav Taufik Ashari, Pabanda Wanwil Sterdam XVIII/KSR.

Posting Terkait


c99
yenibosna escort avrupa yakas escort antalya escort escort bayan avclar escort irinevler escort