Penandatanganan MOU Kontrak Kerjasama Perluasan Sawah TA 2017

Sorong – Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Purnawan Widi Andaru,SH, menghadiri Penandatanganan MOU Kontrak Kerjasama Perluasan Sawah antara Korem 171/PVT dengan Pemda Provinsi Papua Barat yang dihadiri oleh Danrem 171/PVT Ignatius Yogo T, MA, Kepala Distan PHP Provinsi Papua Barat Ir. Yakob S. Fonataba, M.Si,  Kasi Ter Korem 171/PVT Kolonel Inf Ali Aminudin SE, Para Dandim jajaran Korem 171/PVT, Para Kadistan Kota dan Kabupaten Se-Papua Barat,  bertempat di Aula Praja Vira Tama Korem 171/PVT Jl. Pramuka No. 1 Sorong-Papua Barat, Senin (30/01/17).

Dalam sambutannya Brigjen TNI Purnawan Widi Andaru,SH, mengatakan bahwa bahwa Acara Penandatanganan MoU Kontrak Kerjasama Perluasan Sawah di Provinsi Papua Barat ini diselenggarakan dengan tujuan mewujudkan swasembada pangan nasional, yaitu dengan menciptakan daerah-daerah sebagai lumbung pangan nasional,

Selain itu kegiatan ini juga merupakan sarana dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui  pemantauan, pengkajian, dan pengembangan tanaman pangan serta menumbuhkan koordinasi yang sinergi dalam perumusan pengelolaannya maupun sebagai pendorong peran serta lembaga masyarakat dalam pengelolaan ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani.

Pelaksanaan Cetak Sawah ini, sejalan dengan tugas yang diemban TNI Angkatan Darat dalam memberdayakan wilayah pertahanan di darat, sesuai pasal 8 Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004, tentang TNI, Tugas tersebut diimplementasikan oleh TNI Angkatan Darat melalui Pembinaan Teritorial yang salah satunya adalah Bintahwil yang diwujudkan melalui kegiatan dengan masyarakat yang difasilitasi Pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan, sehingga terwujud Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, yang dapat didayagunakan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun kepentingan pertahanan negara.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa, Indonesia merupakan negara agraris, yang kaya akan sumber daya alam khususnya potensi pangan. Namun demikian, potensi tersebut  belum mampu dikelola dengan baik, sehingga  kebutuhan pokok masyarakat terhadap pangan belum dapat terwujud secara maksimal.

Kondisi ini dilatar belakangi oleh perubahan budaya masyarakat yang memandang bahwa profesi sebagai petani bukan lagi menjadi idaman masyarakat pedesaan, yang seharusnya hal ini tidak boleh terjadi.

Oleh sebab itu, dengan adanya Acara Penandatanganan MoU Kontrak Kerjasama Perluasan Sawah di Provinsi Papua Barat ini akan memberdayakan masyarakat di provinsi Papua Barat, melalui kegiatan pemberdayaan lahan pertanian tanaman pangan, tanaman hortikultura dan perkebunan yang dikelola secara modern dan tepat  sehingga dapat meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat dan martabat  masyarakat di wilayah Provinsi papua Barat.

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *