Penataran Hukum Sebagai Fungsi Komando

Manokwari – Senin, 17 Juni 2019 pukul 08.00 WIT bertempat di aula Kodam XVIII/Kasuari telah diselenggarakan Pembukaan MTT Penataran Hukum sebagai Fungsi Komando bagi para Dandim/Danyon Setingkat, Pejabat Personel dan Intel/Pam di Jajaran Kodam XVIII/Kasuari Triwulan II TA 2019 yang dibuka oleh Kasdam Brigjen TNI Dedi Sambowo mewakili Pangdam XVIII/Ksr dan turut hadir Irdam, para Pamen Ahli Pangdam, Asisten, LO, Kabalakdam XVIII/Kasuari serta diikuti oleh peserta Penataran yang terdiri dari Perwira dan Bintara perwakilan setiap Staf dan Satuan jajaran Kodam XVIII/Ksr sebanyak 80 orang. Tim Penatarnya dari Direktorat Hukum Angkatan Darat yang diketuai oleh Kolonel Chk Andi Ruskandi, S.H. dan dibantu 2 orang anggotanya .

Dikutib dari amanat tertulis Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppy Onesimus Wayangkau yang dibacakan oleh Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dedi Sambowo bahwa transformasi peran TNI AD menuju Prajurit profesional menginginkan upaya hukum sebagai fungsi Komando yang sangat berkaitan erat dengan penerapan hukum dalam tugas-tugas yang diemban oleh Prajurit dan satuan di jajaran Kodam XVIII/Kasuari. Dalam konteks pembinaan personel Kodam XVIII/Kasuari, Pangdam memandang perlu adanya upaya peningkatan pemahaman, kesatuan langkah para Komandan dan Kepala maupun staf terkait dalam menyelesaikan setiap permasalahan hukum yang terjadi di satuannya karena penyelesaian permasalahan hukum yang tepat akan berdampak positif bagi pelaksanaan tugas di masing-masing satuan.

Kodam XVIII/Kasuari adalah badan pelaksana Kodam yang bertugas untuk membina kemampuan hukum satuan dan Prajurit melalui penyelenggaraan dukungan dan bantuan hukum dalam rangka mendukung tugas pokok Prajurit maupun satuan. Salah satu bentuk dukungan hukum dalam rangka transformasi TNI AD, antara lain melalui penataran hukum sebagai fungsi Komando. Pembinaan dan penegakan hukum di satuan, Komandan atau pimpinan satuan diberikan kewenangan oleh Undang-Undang untuk menjatuhkan hukuman disiplin dan melakukan penyidikan terhadap setiap Prajurit yang melakukan pelanggaran di bawah wewenang Komandonya. Oleh sebab itu, dipandang perlu Kodam XVIII/Kasuari melaksanakan penataran hukum sebagai fungsi Komando bagi para Ankum, pejabat Personel dan Intel/Pam  di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 5 hari diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman tentang materi-materi hukum yang aplikatif sebagai fungsi Komando dalam pembinaan satuan, yang meliputi hukum Militer, hukum disiplin, hukum pidana, hukum administratif dan pengetahuan hukum lainnya.

Mungkin Anda Menyukai