Pendidikan Pertama Tamtama TNI- AD GEL. I TA 2019 Dibuka Langsung Oleh Pangdam XVIII/Kasuari

Menjadi seorang Prajurit TNI merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi setiap Warga Negara Indonesia khususnya bagi putra-putri Papua, karena tidak semua orang dapat menjadi Prajurit TNI yang sebelumnya harus melewati berbagai seleksi yang ketat baik di daerah maupun di pusat.

Momiwaren – 22 April 2019 pukul 09.00 WIT  telah dilaksanakan upacara pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gel. I TA 2019 Kodam XVIII/Kasuari oleh salah satu putra terbaik Papua yaitu Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Barat, Drs Mohammad Lakotani, Kapolda PB, Kabinda PB, Kasdam XVIII/Kasuari, Danrem 181/PVT, Danrindam XVIII/Kasuari, Ketua DPRD PB, para pejabat Kodam XVIII/Kasuari,  para Bupati dan Walikota sewilayah Prov. PB, Kapolres dan Kajari Manokwari, para Kepala Distrik, Kepala Kampung, Kepala Suku, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, para Pengurus Persit KCK PD XVIII/Kasuari, para Perwira, Bintara dan Tamtama Rindam XVIII/Kasuari serta tamu undangan lainnya.

Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gel. I TA 2019 ini merupakan pendidikan pertama kali yang dilaksanakan Rindam XVIII/Kasuari yang akan berlangsung selama 20 minggu ke depan. Tujuannya adalah untuk membentuk Prajurit Siswa Dikmata TNI AD menjadi Tamtama TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan maupun dasar golongan Tamtama serta memiliki jasmani yang Samapta.

“Untuk Gel. I ini, Kodam XVIII/Ksr akan mencetak 320 Calon Tamtama baik yang di titipkan di Rindam XIV/Hasanudin sebanyak 120 orang dan di Rindam XVIII/Ksr sendiri sebanyak 200 orang, dimana yang sangat membanggakan 80 persen diantaranya adalah Putra Asli Daerah Papua” ujar Kapendam XVIII/Kasuari Kol Inf Andi Gus Wulandri,S.I.P.

Pangdam XVIII/Kasuari mengharapkan kepada seluruh Prajurit Siswa agar kebulatan tekad selalu mewarnai semangat dan usaha dalam mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, sabar, penuh kebanggaan dan kehormatan serta tanggung jawab. Ditegaskan kembali oleh Pangdam XVIII/Kasuari, apabila dalam mengikuti pendidikan terdapat Prajurit Siswa yang melakukan tindakan sangat tidak pantas dan dilarang aturan maka tidak segan-segan akan dikembalikan ke keluarganya masing-masing.

Dikutib dari amanat tertulisnya, Pangdam XVIII/Ksr menekankan kepada seluruh Prajurit Siswa sbb :

1.Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME sebagai landasan berpikir dan bertindak.

2.Tingkatkan kesetiaan dan kesanggupan untuk berbakti kepada bangsa dan negara .

3.Tumbuh dan kembangkan sikap taat dan patuh kepada atasan serta selalu menempatkan tugas di atas kepentingan pribadi.

  1. Tumbuh dan kembangkan keteguhan, ketabahan, dan keberanian dalam melaksanakan tugas berdasarkan perintah pimpinan dan peraturan yang berlaku.
  2. Pelihara motivasi dan kesanggupan untuk belajar dan berlatih agar dapat menguasai semua pengetahuan dan keterampilan selama mengikuti pendidikan.
  3. Pelihara dan tingkatkan kondisi fisik agar terwujud kondisi jasmani yang Samapta.
  4. Kembangkan daya kompetisi yang sehat dan raih prestasi setinggi-tingginya .
  5. Bina hubungan yang kondusif dan harmonis serta bina kebersamaan dan solidaritas antar sesama Prajurit Siswa maupun dengan para Pelatih dan Gumil.
  6. Hindari pelanggaran sekecil apapun dan patuhi peraturan yang berlaku.
  7. Jaga kesehatan dan utamakan faktor keamanan baik personel maupun materiil selama mengikuti pendidikan.

Diharapkan pula kepada Rindam XVIII/Kasuari dengan keberadaannya saat ini, selain harus melaksanakan tupoknya maka Rindam harus mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan SDM dan peningkatan ekonomi masyarakat Papua Barat. Setelah upacara selesai, dilanjutkan pengarahan oleh Pangdam XVIII/Kasuari dan Wagub Papua Barat kepada seluruh Prajurit Siswa.

Mungkin Anda Menyukai