Prajurit Dan PNS TNI Harus Menjadi Komponen Yang Menyatu

Sorong – Upacara Bendera Tujuh Belasan Sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf Korem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana,S.E,M.M, dihadiri oleh Para Kasi Korem 171/PVT, para Komandan Satuan dan Kabalak Aju jajaran Korem 171/PVT, serta Prajurit dan PNS bertempat di lapangan Upacara Makorem 171/PVT, jl. Pramuka, No.1, Sorong-Papua Barat, Selasa (17/04/18).

Dalam amanat Pangdam XVIII/Kasuari yang di bacakan oleh Kasrem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana,S.E,M.M, selaku Inspektur Upacara mengatakan bahwa Dunia selalu berkembang dan berubah seiring dengan kemajuan yang dicapai oleh umat manusia. Perubahan dan perkembangan tersebut dapat secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia. Perkembangan yang cepat membuat tantangan tugas bagi TNI semakin kompleks dan menuntut kemampuan beradaptasi dan inovasi. Karena itu kita harus senantiasa memperhatikan perkembangan lingkungan, baik nasional, regional maupun global, guna memahami segala hal yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan tugas.

Diperlukan peningkatkan pemikiran prediktif, langkah antisipatif dan upaya konstruktif dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI, serta meningkatkan kinerja pelaksanaan tugas Prajurit dan PNS TNI dalam kerangka mendukung pembangunan nasional. Salah satu tantangan yang akan kita hadapi dalam waktu dekat adalah Pilkada serentak di 171 daerah di seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu, kepada seluruh prajurit dan PNS TNI harus menjaga netralitas, tidak bersikap reaktif terhadap segala isu yang berkembang dan tetap fokus pada tugas yang diembankan. Beri penjelasan yang tidak memperkeruh suasana. Jelaskan bahwa dewasa ini masyarakat harus lebih dewasa dalam bersikap di media sosial, karena kegaduhan yang timbul justru akan merugikan masyarakat sendiri.

Indonesia adalah negeri yang sangat kaya dengan berbagai sumber daya alamnya. Sumber daya manusia yang kita miliki juga sangat besar sehingga memiliki potensi tidak terhingga untuk dimanfaatkan dalam menciptakan kesejahteraan. Potensi-potensi tersebut sudah pasti menjadi daya tarik tersendiri bagi negara-negara lain untuk kepentingannya sendiri.  Satu hal yang dapat mendukung ketahanan nasional yang kuat adalah soliditas dan kekompakan segenap komponen bangsa dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. TNI selaku bagian dari komponen itu perlu membina soliditas, sinergi, dan kekompakan, dari tingkat pusat sampai daerah. Ego sektoral dan premordialisme sempit harus dibuang jauh-jauh karena hanya dengan bersatu, bergerak bersama-sama, maka Indonesia akan dapat menjawab dan menghadapi setiap potensi yang mengancam kedaulatan, keutuhan, maupun keselamatan bangsa dan negara.

Selain itu perlu kembali kita sadari bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Kemajemukan ini telah disadari oleh para pendahulu dan pendiri bangsa sehingga menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan kita. Sejak awal para pendiri negara ini telah menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan kesukuan, agama, dan golongan. Kesadaran itu harus terus kita pegang dan pedomani agar bangsa yang kaya dengan sumber daya alam ini dapat menjadi bangsa yang besar, maju, dan disegani bangsa-bangsa lain di seluruh dunia. Kesadaran untuk menghormati dan menghargai perbedaan serta menjunjung tinggi kepentingan bangsa dan negara sebagai kepentingan yang lebih besar akan selalu menjadi simpul strategis pemersatu bangsa.

Setiap prajurit dan PNS TNI adalah bagian dari komponen bangsa itu yang memegang peran sebagai bagian dari organisasi TNI serta anggota masyarakat. Karena itu laksanakanlah tugas dengan sebaik-baiknya karena tugas adalah kehormatan. Sesederhana apapun tugas dan peran itu sesungguhnya tidak lagi sederhana karena merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari peran TNI. Tunaikanlah apa yang menjadi tanggung jawab masingmasing dengan tulus dan ikhlas karena pada hakikatnya hal tersebut adalah ibadah. Sebagai bagian dari masyarakat, prajurit dan PNS TNI harus menjadi komponen yang menyatu tak terpisahkan, bersifat membangun, membawa nilai positif, dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Yakinlah apa yang saudara-saudara laksanakan akan membawa kebaikan kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan Negara.

Posting Terkait