Prajurit Kodam XVIII/Kasuari Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mansinam 2021

Manokwari,kasuari18-tniad.mil.id – Operasi Ketupat Mansinam 2021 yang digelar Polda Papua Barat dimulai. Operasi ini melibatkan TNI, diantaranya adalah para Prajurit Polisi Militer Angkatan Darat dari Pomdam XVIII/Kasuari selaku institusi penegak hukum, disiplin, dan tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Menandai dimulainya kegiatan tersebut, diawali dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mansinam 2021, Rabu (5/5/2021) bertempat di lapangan upacara Markas Polda Papua Barat, Manokwari, Papua Barat.

Apel gelar pasukan yang juga dihadiri oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) ini dipimpin oleh Gubernur Provinsi Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, yang membacakan amanat tertulis Kapolri, Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 secara nasional yang digelar di seluruh wilayah di Indonesia.

Apel gelar pasukan ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait, seperti TNI, Pemda dan Mitra Kamtibmas lainnya.

Diungkapkan Kapolri, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya menjelang akhir Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19.

“Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan, yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020/1441 Hijriah,” ungkapnya.

Operasi Ketupat 2021 itu sendiri akan digelar Polri yang didukung TNI, jajaran Kementerian Perhubungan, Baaarnas, dan berbagai unsur lainnya, mulai tanggal 6 hingga 17 Mei guna menciptakan suasana kondusif, aman, dan tertib pada Ramadhan hingga Idul Fitri 1442/Hijriah di masa pandemi COVID-19.

“Prioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan. Tujuan akhirnya adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman, serta terhindar dari bahaya Covid-19,” pesan Kapolri.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Papua Barat, Kajati Papua Barat, Kabinda Papua Barat, Kafasharkan Manokwari, Kabasarnas dan Kadishub Papua Barat, serta pasukan gabungan sejumlah 227 personel.

(Pendam XVIII/Ksr)

Mungkin Anda Menyukai