Satgas TMMD Ke 103 Kodim 1713/Kaimana, “ Bertaruh Nyawa Di Lautan, Menggapai Asa Masyarakat “

Satgas TMMD Ke 103 Kodim 1713/Kaimana,
“ Bertaruh Nyawa Di Lautan, Menggapai Asa Masyarakat “, Indonesia atau yang biasa disebut “ Nusantara ” adalah Negara di Asia tenggara yang dilintasi garis Katulistiwa dan berada di antara daratan benua Asia dan Autralia serta di antara samudra Pasifik dan Hindia. Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau dan populasi sekitar 270.054.853 jiwa pada tahun 2018 sehingga menjadikannya negara yang berpenduduk ke empat terbesar di dunia serta negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, yaitu sekitar 230 juta jiwa, Selasa (13/11/2018).

Sejak kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, wilayah Nusantara terbentang dan berjajar dari P. Sabang sampai dengan Merauke dan dari P. Miangas sampai dengan P. Rote. Wilayah Indonesia berbatasan darat dengan Negara Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timur Leste di Pulau Timor dan dengan Negara tetangga lainnya yaitu Singapura, Philipina, Australia dan Palau. Pemerintah Republik Indonesia telah melaksanakan pembangunan di berbagai bidang di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia. Namun dengan kendala wilayah Indonesia yang sangat luas, terdiri dari ribuan pulau dan terbatasnya kemampuan Negara untuk menggapai dan membangun seluruh wilayah Indonesia terutama di daerah pelosok/terpencil dan perbatasan,sehingga terkesan bahwa pembangunan di Indonesia belum adil dan merata.
TNI sesuai jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, merasa tergerak hati dan terpanggil untuk mendharma bhaktikan dirinya membantu Ibu “ kandung “ Pertiwi dan saudara-saudaranya yang ada di daerah pelosok/terpencil itu dengan menyelenggarakan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa), yang merupakan salah satu wujud Operasi Bhakti TNI dan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah (Pemda) serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat untuk meningkatkan akselerasi pembangunan di seluruh daerah Indonesia. Program tersebut juga merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk berpartisipasi membangun Bangsa dan Negara bersama komponen bangsa lainnya secara bersinergi dan berkesinambungan, dimana pada pelaksanaan kali ini adalah TMMD ke – 103 dan di wilayah Kodam XVIII/Kasuari dilaksanakan di wilayah binaan Kodim 1713/Kaimana yang ada, tepatnya di Kampung Nusaulan, Distrik Buruway, Kab. Kaimana yang berjarak 120 Km dan waktu tempuh 9 jam perjalanan laut dari kota Kaimana dengan menggunakan alat transportasi laut. Ancaman dan tantangan kondisi alam Kab. Kaimana tak pernah menyurutkan sedikitpun tekad dan langkah prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke – 103 Kodim 1713/Kaimana. Dengan penuh kegembiraan dan semangat, Satgas TMMD ke – 103 Kodim 1713/Kaimana dengan dibantu masyarakat bergotong royong untuk memindahkan bahan materil puluhan kubik yang terdiri dari kayu, semen, seng, triplek dan lain-lain serta alat kerja tukang dengan menggunakan beberapa kapal kayu (Pok-Pok) dari Kota Kaimana ke Kampung Nusaulan. Di tengah laut tidak semudah dan selancar perjalanan yang kita bayangkan, karena hembusan angin timur yang kuat menimbulkan ombak laut besar dan kapal kayu dihempas-hempaskan di tengah lautan, sehingga beberapa personil dan materil hampir terlempar keluar dari kapal kayu ke lautan. Tapi anehnya, mereka tidak ada rasa takut sedikitpun dan berniat kembali ke Kota Kaimana, mereka tetap melanjutkan perjalanannya ke Kampung Nusaulan karena tidak mau mengecewakan masyarakat yang telah lama menunggu dengan penuh harapan. Dan akhirnya kapal kayu yang ditunggu masyarakat pun tiba di pantai, namun tidak bisa merapat ke tepian sehingga seluruh materil dan alat kerja tukang diturunkan dan dilangsir dengan perahu-perahu kecil. Sesampai di tepian, masyarakat baik laki-laki, perempuan dan anak-anak sudah siap memikulnya beramai-ramai ke tempat penyimpanan. Rasa capek dan tegang Prajurit TNI seketika sirna saat wajah-wajah dan senyum ramah masyarakat menyambutnya dengan tulus, serta tak ketinggalan Ibu-Ibu sudah menyiapkan makanan dan minuman khas Kampung Nusaulan.

Bapak Senen Samay sebagai kepala Kampung Nusaulan menyampaikan bahwa, beliau beserta seluruh masyarakat merasa bangga dan terharu atas perjuangan Prajurit TNI bertaruh nyawa melawan ganasnya ombak lautan yang menghadang kapal kayu mereka. Prajurit TNI tanpa takut sedikitpun tetap melanjutkan perjalanan berbahayanya menuju Kampung Nusaulan demi bisa bekerja membangun 6 unit rumah dan 4 unit MCK umum serta melakukan berbagai kegiatan nonfisik di Kampung Nusaulan selama 30 hari,meski meninggalkan keluarga tercinta di Kota Kaimana. Bapak Senen Samay mewakili seluruh masyarakat Kampung Nusaulan, mengucapkan banyak terimakasih kepada Prajurit TNI Satgas TMMD ke-103 Kodim 1713/Kaimana.

Mungkin Anda Menyukai