SMKN Manokwari Ikuti Penataran Bela Negara Oleh Kodam XVIII/Kasuari

Manokwari – di SMKN Manokwari, Kodam XVIII/Kasuari menggelar penataran kader Bela Negara di kalangan pelajar setingkat SLTA sebagai tindaklanjut TNI AD siap membentuk generasi muda bangsa yang berjiwa patriotisme, berkarakter, berwawasan kebangsaan dan cinta tanah air dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik  Indonesia,Rabu (15/05/2019).

Dalam amanat tertulis Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau yang dibacakan oleh Aster Kasdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Andi M. Ali, S.H bahwa penataran kader Bela Negara merupakan proses pembinaan yang dilakukan dengan mendidik dan memberikan pemahaman tentang kedisiplinan, wawasan kebangsaan, Proxy War, 4 konsensus kebangsaan, kepemimpinan, bahaya Narkoba, HIV/Aids, penanggulangan bencana, faham Radikalisme dan bahaya laten Komunis.

Program Bela Negara dilaksanakan berdasarkan UU RI No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya pasal 7 ayat 1 menyatakan tugas pokok TNI dan ayat 2 menyatakan bahwa tugas pokok TNI dilaksanakan melalui Operasi Militer  Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta butir 8 menyatakan pemberdayaan wilayah pertahanan dan pendukungnya secara dini sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta dan  Perkasad No. 37 Tahun 2018 tentang pelaksanaan Program dan Anggaran TNI AD TA 2019 Sublampiran F Bidang Teritorial  melaksanakan beberapa program yang menyasar generasi muda antara lain melalui Gerakan Pramuka, Penataran Kader Bela Negara, Komsos dengan tokoh pemuda dan kegiatan Binter lain sebagai wujud komitmen TNI AD dalam tetap menjaga keutuhan NKRI.

Adapun sasaran kegiatan penataran Kader Bela Negara adalah generasi muda yang duduk di bangku SMKN/SLTA dengan harapan  pada usia dan masa peralihan dari remaja menjadi dewasa karena akan menjadi Mahasiswa sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat membekas di pikiran mereka untuk menjadikan dasar mereka berpikir sebagai generasi muda yang memiliki jiwa kebangsaan dengan mementingkan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Dalam mewujudkan harapan tersebut diperlukan bantuan dari beberapa elemen. Dalam hal ini adalah guru sebagai elemen yang sangat berpengaruh dalam melanjutkan proses pembinaan sehingga di harapkan kepada para Guru SMKN Manokwari yang hadir dapat melanjutkan pembinaan dengan mendidik dan meningkatkan kedisiplinan siswa/siswi SMKN baik dalam menuntut ilmu maupun gaya hidupnya.

Kegiatan Bela Negara  dilaksanakan selama 2 hari dimulai tanggal 15 s.d. 16 Mei 2019, dengan jumlah peserta 250 orang dan pembina 40 orang yang dipimpin Aster Kasdam XVIII/Kasuari. Penataran itu akan diisi dengan berbagai kegiatan yang dirancang rupa sebagai implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam sikap, keterampilan dan kedisiplinan serta kepemimpinan generasi muda yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

Mungkin Anda Menyukai