Upacara Bendera Tujuh Belasan Jajaran Korem 181/PVT

Sorong – Upacara Bendera Tujuh Belasan Sebagai Inspektur Upacara Komandan  Korem 181/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono M.A., dihadiri oleh Kepala Staf Korem 181/PVT Kolonel Inf Hariyanto,  Para Kasi Korem 181/PVT, para Komandan Satuan dan Kabalak Aju jajaran Korem 181/PVT, serta Prajurit dan PNS jajaran Korem 181/PVT bertempat di lapangan Upacara Makorem 181/PVT, jl. Pramuka, No.1, Sorong-Papua Barat, Kamis (17/01/2019).

Dalam amanat Panglima TNI yang di bacakan oleh Komandan  Korem 181/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono M.A., selaku Inspektur Upacara mengatakan bahwa Kelebihan dan kekurangan yang ada hendaknya menjadi pelajaran dalam mengemban amanah yang dipercayakan  kepada TNI. Tantangan di masa    mendatang tidak lebih ringan. Spektrum ancaman semakin kompleks yang menuntut  kerja  keras  dan  komitmen  TNI, serta seluruh komponen negeri ini.

Sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional, TNI   dinilai mampu menjadi perekat kemajemukan dalam menjaga kebhinnekaan. TNI bersama-sama segenap komponen bangsa harus   melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas dalam mewujudkan rasa aman dan tenteram di masyarakat.

Pesta   Demokrasi   2019   merupakan even akbar nasional yang menjadi perhatian kita  semua.  Pemilihan  legislatif  dan pemilihan Presiden harus dapat berjalan dengan lancar, aman, damai, dan sukses. Stabilitas nasional harus tetap terjaga sebelum, selama, dan setelah pemilihan tersebut, Netralitas TNI  kembali harus kita tunjukkan. Kondisi  regional  dan  global  yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, tidak boleh luput dari pengamatan dan antisipasi TNI.

Setelah pelaksanaan Upacara Bendera dilanjutkan dengan pemberian Piagam penghargaan yang  merupakan ungkapan apresiasi yang tinggi dari Pimpinan terhadap prajurit dengan berbagai prestasi yang diraih, yang telah mengharumkan nama satuan. Kepada Prajurit Yonif RK 762/VYS dalam melaksanakan Satgas Pamrahwan yang telah menggagalkan penyelundupan Miras Ilegal yang di bawa dari Sorong ke Manokwari, yaitu : Personel dari Pos Kebar, dengan pimpinan Sertu Danang Saputra beserta 14 orang anggota, dan dari Pos Wariori, dengan pimpinan Sertu Sabarudin beserta 13 orang anggota. (Penrem 181/PVT)

Mungkin Anda Menyukai