Upacara Penutupan TMMD ke-103 TA 2018 Kodim 1713/Kaimana

Pada 13 Nop 2018 di Kampung Nusaulan Distrik Buruway, Kab.Kaimana Provinsi Papua Barat telah dilaksanakan kegiatan Upacara Penutupan TMMD ke-103 TA 2108 Kodim 1713/Kaimana dengan tema “TNI manunggal Rakyat dalam mewujudkan desa yang maju sejahtra dan demokratis”. Bertindak sebagai Irup .Kol Inf Hariyanto (Kasrem 171/PVT) dan Danup Kapten Inf Yosias Waimbo (Pasiops Kodim 1713/Kaimana) yang dihadiri +/- 230 orang dan turut hadir Brigjen TNI Ali Sanjaya (Pati Staf Khusus Kasad), Drs Matias Mairuma (Bupati Kaimana), Ismail Sirfefa S.Sos (Wakil Bupati Kaimana), Letkol Inf.Sabdono Budi Wiryanto S.E (Dandim 1713 Kaimana Selaku Dansatgas TMMD), Letkol Inf Muhamad Iswan Nusi (Danyonif 764 /IB), pejabat Forkopimda Kab.Kaimana, Perwira jajaran TNI -Polri di wilayah Kab.Kaimana.

Dalam sambutan Kasad yang dibacakan oleh Irup bahwa di samping sasaran pembangunan fisik dan non-fisik, pelaksanaan TMMD juga membawa misi khusus, yaitu untuk menyatukan perbedaan dalam masyarakat guna mencegah potensi perpecahan dan berkembangnya intoleransi serta menumbuhkan kedekatan antara rakyat dengan prajurit TNI. Penekanan Kasad kepada personel Satgas TMMD dan segenap masyarakat sebagai berikut : Pertama, Pertahankan kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang telah kita rasakan selama kegiatan TMMD ini. Kedua, Tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun bersama sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan warisan asli bangsa kita. Ketiga, Peliharalah hasil-hasil program TMMD ke-103 ini dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat. Keempat, Teruslah membangun dan mengembangkan potensi desa masing-masing. Kelima, Jadikan diri kita sebagai agen-agen pembangunan yang menyebarkan energi positif bagi lingkungan sekitar kita untuk mau belajar dan memajukan desa dan wilayahnya.

HasilĀ  yang dicapai TMMD ke-103 yang berlangsung 15 Oktober s.d. 13 November 2018 berupa sasaran fisik yaitu pembuatan rumah type 42 sebanyak 6 unit, MCK 4 unit, renovasi atap masjid kampung Nusaulan dan rumah singgah. Sasaran non fisik yaitu berbagai penyuluhan HIV/AIDS, bahaya Narkoba, bahaya Isis, Kamtibmas dan sebagainya.

Mungkin Anda Menyukai