Warga Tuntut Bebaskan Tanah Papua Barat Diredam TNI

Oleh : Kapendam XVIII/Kasuari. Letkol Inf Andi Gus Wulandri, S.I.P

Manokwari, Senin 6 Agustus 2018 pukul 10.05 WIT dilaksanakan Rapat Koordinasi Penyiapan Latihan Kesiapsiagaan Kodam XVIII/Kasuari yang memiliki tujuan menguji Kesiapsiagaan Operasional Koops TNI Wilayah Papua Barat dalam melaksanakan tugas mengatasi penanganan konflik sosial. Dengan maksud mengaplikasikan RO ” Damai Kasuari 18 “, K3I (Komando, Kendali, Komunikasi dan Informasi) melalui proses PPKM (Proses Pengambilan Keputusan Militer) yang disinergikan dengan protap Kotamaops dan SKPD/Instansi Pemerintah terkait.

Pada rapat tsb, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppey Onimus Wayangkau yang diwakili oleh Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dedi Sambowo langsung menyambut Ketua Tim Peninjau Marsma TNI A. Gustav  Brugman beserta Rombongan dari Kodiklat TNI. Dalam acara Rapat Koordinasi Penyiapan Latihan Kesiapsiagaan Operasional Kodam XVIII/Kasuari di ruang Yudha Makodam. Sambutan yang dibacakan Brigjen TNI Dedi Sambowo menyampaikan ucapan Selamat Datang dan Terima Kasih kepada Ketua Tim Peninjau beserta Rombongan yang telah berkenan mengadakan kunjungan dan meninjau lokasi Makodam XVIII/Kasuari.
Kesiapsiagaan ini juga berfungsi menghadapi Kontijensi yg paling mungkin terjadi di Wilayah Papua Barat.
Brigjen TNI Dedi Sambowo juga menyampaikan Latihan Kesiapsiagaan dibagi menjadi 4 tahap yaitu Perencanaan 14 hari, Tahap Persiapan 7 hari, Tahap Pelaksanaan 5 hari dan Tahap Pengakhiran 3 hari. Pada Tahap Pelaksanaan, 2 hari Latihan Mako dan 3 hari Lat Lapangan. Peserta Latihan Penyelenggara 150 orang,  Pelaku 650 orang, terdiri dari 575 orang TNI AD, 50 orang TNI AL dan 25 orang TNI AU. Hadir dalam Rapat Kordinasi : Kafasharkan Manokwari, Irdam, Danrindam, Staf Ahli Pangdam, Para Asisten, Karo Ops Polda, Kabagops Sat Brimob, Dandenmadam, Dandim 1703/Mkw, Kapolres Mkw, Dandenintel, Kepala Perwakilan Lanud Biak, Pejabat Biro Organisasi Setda Prov Papua Barat dan Setda Kab. Manokwari. Ketua Tim Peninjau dari Kodiklat TNI Marsma TNI A. Gustaf Brugman menyampaikan kepada seluruh tamu undangan, ini hanyalah Latihan. Diharapkan warga sekitar Makodam tetap tenang, selain itu beliau berpesan tentang kecepatan, keseriusan dan semangat dalam pelaksanaan kegiatan Latihan Kesiapsiagaan Operasional agar mencapai target yg optimal.

Pada Selasa, 7 Agustus 2018, pukul 06.55 WIT dengan dibunyikannya Sirine alarm selama 15 menit seluruh anggota Latihan Kesiapsiagaan Operasional berkumpul di lapangan Makodam dan seluruh kendaraan angkutan siap digelar sesuai tugas pokok dan perannya. Dalam peran aksi mengatasi demonstrasi dengan Tema “Warga Tuntut Bebaskan Tanah Papua Barat Diredam TNI”, ini adalah cara mutlak apabila nantinya benar2 mengatasi konflik sosial.  Di lapangan Makodam yang dipimpin Letkol Inf Aris Sudarsono (Waasops Kasdam) berperan sebagai Dandim Manokwari dan 1 Kompi Penindak dari Yonif 752/VYS dipimpin Lettu Inf Suyoto, 40 orang dari Tim Intelijen, dibantu 50 orang dari Denmadam XVIII/Kasuari yang berpakaian sipil berperan sebagai masa yang melakukan demontrasi dan Tim Kesehatan melaksanakan evakuasi korban. TNI dalam perannya mengatasi konflik unjuk rasa kecepatan bergerak, ketenangan menghadapi masalah, negoisasi dan keseriusannya patut di acungi Jempol.

 

Posting Terkait


wso.txt
yenibosna escort avrupa yakas escort antalya escort escort bayan avclar escort irinevler escort
rfuab.com teen porn